Senin, 29 Februari 2016

Merayakan 29 Februari 2016: Doa Adalah Kerja

Apakah hal yang paling mudah, gratis, dan efektif? Tidak ada yang lain kecuali doa. Kali ini facebook mengajak kita untuk merenungi tanggal 29 yang tidak setiap tahun dijumpai pada bulan februari. Ini bukan soal ulang tahun yang hanya menjadi sekian tahun sekali kalau lahir pada tanggal itu. Tetapi soal esensi dari waktu dan hari. Setiap fajar tiba kita bergerak untuk bekerja, apa pun profesinya. Dan kehendak Allah yang terjadi di dunia ini pun merupakan kerja-Nya. Dikatakan oleh banyak kalangan tasawuf bahwa doa merupakan kerja. Maka sudahkah Anda berdoa? 

Minggu, 28 Februari 2016

Ahmad Heryawan dan Tuhan dalam Masjid 1 Triliun Rupiah

BUMI merupakan masjid, kecuali kuburan dan tempat buang air. Begitulah yang pernah diwasiatkan oleh Muhammad Rasulullah kepada para sahabatnya. Lain dulu lain sekarang, kita menganggap bahwa masjid merupakan suatu bangunan yang khusus, dan berlomba-lombalah orang-orang membangun masjid dengan iming-iming rumah di surga yang megah. 

Rabu, 24 Februari 2016

HIT Obat Nyamuk Sekali Tekan Bebas Nyamuk Semalaman

NYAMUK.

HIT Obat Nyamuk Pilihanku
Bertelur di air yang tergenang, ia akan berkembang menjadi serangga kecil bersayap dan bersungut tajam untuk menghisap darah dan mengubah kisah hidup anak manusia. Makhluk malam yang mengerikan tersebut seringkali menghantui tidur kita. Membuat kita terjaga dan kualitas tidur pun terganggu. Belum lagi ancaman demam berdarah dan lainnya. Tidak bisa dibiarkan bukan?

Tidak bisa tidak, dengan makin banyaknya nyamuk, yang memang selain secara alami mereka berusaha berkembang biak, tentu saja karena kita kurang ramah lingkungan sehingga menyebabkan banyak tempat untuk nyamuk berkembang biak. Maka, selain langkah 3M yang sudah menjadi pengetahuan di luar kepala yang harus dipraktekkan, sudah menjadi suatu yang umum bahwa kita memerlukan obat nyamuk!

Sebagai seorang yang tinggal di kampung, dan masih banyak rungkun awi atau kebun bambu, adanya nyamuk adalah tanda malam yang kian larut. Tidak bisa dicegah datang dan hadirnya, tetapi dengan anti nyamuk saya sedikit banyak terlindungi, dari kemungkinan terburuk adanya nyamuk yang membawa penyakit. Melindungi tentu lebih baik daripada mengobati bukan?

Memang tidak setiap malam di tempat saya itu banyak nyamuknya, hanya saja sebagai jaga-jaga manakala ada ancaman serangan mendadak dari nyamuk, perlu sekali menurut saya kita memiliki stok anti nyamuk di rumah kita masing-masing. Hal itu menurut saya sangat wajar. Tapi...

Kita dapati banyak merek anti nyamuk di pasaran. Hal itu tentu saja kadang membingungkan, belum lagi banyaknya iklan yang ini bilang begitu yang itu bilang begini. Dan banyaknya tawaran potongan harga. Lantas yang mana seharusnya? Pilihan sih mutlak hak setiap individu masing-masing. Adapun saya, secara pribadi lebih memilih HIT Obat Nyamuk. Mengapa?

Pertama sih karena sudah biasa menggunakan HIT Obat Nyamuk. Saya sudah mencoba mulai dari HIT Magic, HIT Mat, dan HIT Non Stop. Dan sekarang, saya lebih menyukai HIT ONE PUSH! Selain bentuknya yang kecil dan mudah dibawa ke mana-mana, aroma green teanya pas, dan dengan 12 ml saja, bisa sampai 36 hari. Bagaimana tidak, lawong sekali tekan bebas nyamuk semalaman! Jadi saya lebih memilih HIT Obat Nyamuk, orang rumah juga, terutama ibu setuju untuk pilihan saya dalam melindungi keluarga di rumah dari gangguan nyamuk.

Kedua, dari segi harga sih lumayan terjaungkau, belum lagi terdapat banyak pilihan jenis produk maupun aroma. Intinya sih lengkap sekali sebagai obat nyamuk modern yang terus berupaya agar tetap ramah lingkungan pula. Bagaimana menanggulangi sampahnya?

Dalam rangka peduli terhadap lingkungan, maka kita sebagai konsumen produk harus juga sadar, misalnya produk HIT Obat Nyamuk yang saya pakai ini bisa didaurulang, maka langkah utama saya jelas tidak membuang sembarangan tetapi dikumpulkan untuk kemudian dijual ke pengepul barang bekas. Sampah itu kan tergantung kita memperlakukan sesuatu. Jadi tidak terlalu menjadi suatu masalah. Satu hal yang pasti. HIT Obat Nyamuk bikin malam aman dari gangguan nyamuk yang kalau dibiarkan bisa membahayakan.

Sekali lagi, kita bisa saja membiarkan nyamuk tetap ada di rumah kita, dan kemudian menghisap darah kita, tetapi tidak ada salahnya selain menjaga kondisi kesehatan kita pun memiliki anti nyamuk sebagai antisipasi jika memang diperlukan. Dan pilihan terbaik adalah yang memberikan kemudahan secara ketersediaan dan keampuan dalam hal pembasmian nyamuknya. Dan HIT Obat Nyamuk menjadi salah satu yang terbaik dalam hal itu. Ngapain yang lain? 

Buku dalam Kehidupan Saya

Aku dan Buku

Jauhkan (diri) kita dari buku, maka kita segera akan tenggelam dan jadi bingung,” begitu ungkap salah satu penulis ternama asal Rusia, Fyodor Mikhailovich Dostoyevsky dalam salah satu karyanya. Sebegitu berartikah buku, sehingga, pada dasarnya tidak boleh lepas dari diri kita masing-masing? Kalau pertanyaan itu diajukan kepada saya, maka dalam hal ini, saya sangat sependapat dengan pernyataan Dostoyevsky tersebut.
            Berbicara soal buku memang tidak akan lepas dari kebiasaan membaca. Seseorang yang memang asalnya gandrung membaca, maka yang bersangkutan pasti akan menganggap penting sebuah buku. Dalam hal ini, kita bicara soal “buku dan aku”, bukan “aku dan buku jualanku”, karena orang punya banyak buku pun belum tentu ia seorang pembaca yang baik, dan menghargai betul arti sebuah buku. Adapun bagi saya pribadi, buku itu memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan saya. Belum lama memang kalau harus bicara asal mula kedekatan saya dengan yang namanya buku.
            Semua bermula sejak tahun 2009 sampai sekarang. Saya menjadikan buku sesuatu kebutuhan yang tidak bisa tidak harus selalu dipenuhi. Hal itu bukan karena mau keren-kerenan punya banyak buku, tetapi memang buku-buku tersebut menurut saya layak untuk dibaca—beginilah nasib yang lahir belakangan, sebagaimana uangkapan, begitu banyak buku, begitu sedikit waktu—maka saya berusaha menyisihkan uang untuk keperluan membeli buku. Dan itu cukup membikin heran keluarga saya di rumah. Namun begitu, lambat laun mereka pun memahami dan kadang-kadang turut serta membaca koleksi buku saya.
            Syahdan, saya lebih menyukai buku-buku agama, kemudian filsafat, sampai  pada akhirnya ke buku-buku sastra, dan kini menyadari bahwa semua bahan bacaan sangatlah berarti. Mengapa tidak? Saya yang secara latar belakang memang tidak “wah”, sangatlah merasa beruntung disebabkan Tuhan memberikan kepada saya anugerah gemar membaca, dan masih punya kesempatan membeli buku. Ini sungguh suatu nikmat yang patut saya syukuri selalu.
            Apa faedahnya bagi saya? Buku apapun, menurut saya tidak berbeda, secara umumnya, dengan kitab suci. Dari kegiatan membaca buku, galibnya akan mendapatkan informasi—lepas dari baik atau buruk—yang selebihnya dapat kita pilah serta pilih melalui proses berpikir. Dan di sinilah sulitnya, hanya sedikit yang membaca sambil berpikir, sebagaimana sedikitnya yang nonton film di bioskop sambil berpikir. Padahal melalui proses membaca buku apapun, akan banyak hal yang didapat, mulai dari “penghiburan duka maupun suka”, “penamparan”, dan bahkan “pembunuhan” bagi jiwa sang pembaca, dan itu mengasyikkan bagi saya. Maka itu, kini saya tidak membatasi jenis ataupun tema buku, meskipun begitu, terus terang, saya tetap selektif dalam membeli buku, karena bagaimana pun sebagaimana kita mengonsumsi makanan tentu kita akan pilih, selain yang enak juga yang bergizi! Begitupun dengan bahan bacaan.
            Sebagai manusia yang mudah bingung dan tenggelam dalam banyak hal, buku menjadi salah satu alternatif penerang dan penunjuk ke arah yang lebih bisa menjadikan kita siap secara mental untuk mengambil suatu keputusan berdasarkan banyak pertimbangan, tidak hanya sebatas ego belaka atau “handbook” saja. Itu tentu saja menjadi satu pengalaman yang tak terlupakan. Dan hal lainnya yang membuat saya menaruh perhatian besar terhadap yang namanya buku, karena saya pun menulis sebuah buku. Sudah sepantasnya penulis lebih menghargai buku daripada “pembaca yang sekadar konsumen” dari adanya “produk” bernama: BUKU.
            SEMOGA saja saya bisa terus memanfaatkan anugerah yang telah Tuhan berikan, dan semoga masyarakat kita menjadi masyarakat pembaca, sehingga ke depan mampu menuliskan peradaban yang gemilang. Dan tentu saja, doa bersama semoga buku cetak tidak lenyap, dan harganya bisa semakin bersahabat. Semoga saja. 

Selasa, 23 Februari 2016

30 Tahun Oriflame Indonesia: Sebuah Pandangan Seorang Konsultan

Katalog Oriflame Indonesia yang saya miliki: Jan - Maret 2016
PERTAMA-TAMA, izinkan saya sebagai salah satu konsultan Oriflame Indonesia mengucapkan selamat kepada Oriflame Indonesia yang sudah berkiprah selama 30 tahun dalam dunia MLM kosmetika wanita maupun pria di Indonesia. Kedua, dalam rangka kebebasan pandangan dan berpendapat, saya sebagai konsultan Oriflame Indonesia tentu saja ingin sedikit mengurai pandangan saya, baik kesan maupun pesan, selaku konsultan yang belum lama bergabung di Oriflame Indonesia ini.

Sebagai informasi, sebalum saya bergabung dengan Oriflame Indonesia, saya pernah keluar masuk pelbagai MLM yang ada di Indonesia, dan mengapa kemudian saya bergabung ke Oriflame Indonesia setelah pengalaman cukup banyak baik duka maupun suka dengan aneka MLM sebelumnya? Alasannya cuma satu: karena produknya. Iya, karena saya ingin mencoba dan menggunakan produk dari Oriflame Indonesia, dan tidak terpikir untuk rekrut (walaupun hal itu selalu ditekankan oleh upline saya baik dari level 6% sampai yang Gold Director-nya). Tetapi saya masih saja menjadi konsultan biasa yang sekadarnya. Sebagai konsumen produknya, beberapa sangat cocok bagi saya, tetapi memang tidak semua. Selebihnya ya, saya coba tawarkan kepada beberapa rekan, dan ternyata responnya positif. Hanya saja...

Beberapa hal ini semoga diperhatikan oleh Oriflame Indonesia selaku perusahaan yang tidak kecil, agar ke depan semakin maksimal dalam pelayanannya. Berikut ini masukan dari saya sebagai konsultan konsumen biasa yang seolah masih nyaman dengan level 3%-nya saja: 


  • Menurut saya CS di Oriflame Cabang Sudirman terlalu siang bukanya, seharusnya, buka order dan bayar, buka pula CS. 
  • Hal ini juga berlaku bagi CS yang melalui online, seharusnya lebih cepat lagi membalas suatu pertanyaan.
  • Dan yang paling bermasalah adalah soal stok barang. Oriflame Indonesia termasuk yang cepat mengeluarkan katalog, misalnya sekarang Februari kita sudah bisa pesan katalog Maret. Sayangnya, barang yang stoknya selalu tidak ada di bulan sebelumnya, tetap ditampilkan di katalog berikutnya. Percuma membagikan katalog tetapi beberapa produk ternyata kosong stoknya. Oriflame Indonesia sudah besar dan banyak konsultannya, bahkan untuk stok satu pekan saja kadang tidak cukup? Bagaimana bisa terus begitu? Saya harap masalah stok ini harus benar-benar diperhatikan, tidak peduli perihal harga, kalau memang dipesan ya harus ada barangnya. Yang mengherankan, stok bonus gratisnya kadang kosong, itu kan aneh, jadi harus backorder
  • Apa lagi? Untuk bagian Immediate Order harusnya diperbanyak pelayannya, karena kadang satu konsultan harus dilayani lebih dari 10 menitan karena pesanannya bermasalah misalnya stok kosong jadi harus mikir dulu pesanan penggantinya. Itu saja sih menurut saya. Soal pelayanan keluhan dan ketersediaan barang, harus benar-benar diperhatikan.
Demikian sedikit pandangan dari seorang "konsultan konsumen" Oriflame Indonesia yang biasa-biasa saja ini. Semoga ke depan Oriflame Indonesia semakin baik lagi dari segi harga maupun kualitas pelayanan dan ketersediaan barangnya. Terima kasih, Oriflame Indonesia. 

Senin, 22 Februari 2016

Bagaimana Menyikapi Keislaman Seseorang?

APAKAH Anda termasuk yang mudah kagum dengan laku ke-Islam-an seseorang? Apalagi yang sering muncul di teve-teve mulai dari yang memang melabeli atau dilabeli ustad/ustazah ataupun selebritis yang "islamis"? Sebaiknya, kita harus mulai berhenti kagum atas dasar figur apalagi penggemar belaka. Apalagi Rasulullah bersabda, "Janganlah ke-Islam-an seseorang membuat kalian kagum sebelum kalian mengetahui kadar akalnya."

Hal ini pun agar kita pun beroleh pahala, sebab "Manusia mendapatkan pahala sesuai dengan kadar akalnya," begitu sabda Kanjeng Nabi. Apa pasal? Karena seorang yang beriman pada dasarnya adalah seorang pelayan. Secara awam tentu kita tahu apa itu pelayan dan bagaimana seharusnya menjadi pelayan yang baik itu. Maka yang terbaik dalam menyikapi keislaman seseorang adalah tidak dengan kekaguman yang menjadikan kita berlebihan dalam mendudukkan seseorang. Cukuplah kita berusaha menjadi lebih baik, karena apa yang kita pandang itu dengan suatu usaha yang kita mulai dengan niat dan berpikir. Hal itu sedikit banyak akan membuat pahala berlipat.

Selamat berpikir. Selamat menyikapi.

Minggu, 21 Februari 2016

Perempuan yang Melamar Laki-laki

DALAM dunia anak muda, dikenal prinsip bahwa yang "nembak" itu harus cowok duluan, sampai kemudian ada semacam reformasi pandangan sampai ada prinsip baru bahwa kini cewek pun boleh "nembak" cowok duluan. Bagaimanakah pandangan Islam yang MELARANG PACARAN tetapi MENGANJURKAN PERNIKAHAN dalam hal lamar-melamar? Apakah prinsipnya harus selalu laki-laki yang melamar perempuan ataukah boleh sebaliknya?

Menurut Drs. Muhammad Thalib (2003) dalam syarahnya atas Kitabun Nikah dan Thalaq karya Ibnu Majah mengatakan  bahwa hak perempuan dan laki-laki dalam memilih calon pasangannya adalah sama. Artinya, seorang laki-laki yang jatuh hati kepada seorang perempuan maka ia boleh datang untuk melamar begitupun sebaliknya, selama yang hendak dilamar itu belum dilamar oleh orang lain. Jadi perempuan boleh mengajukan diri kepada laki-laki yang ia kehendaki untuk menjadi imamnya.

Dikisahkan pada masa Rasulullah masih hidup, tidak sedikit perempuan yang mengajukan diri mereka kepada Sang Rasul. Suatu kali misalnya diceritakan bahwa ada perempuan yang menawarkan dirinya kepada rasul. Pada saat itu ada Anas ibn Malik beserta anak perempuannya. Saat perempuan tersebut "nembak" Rasulullah. Anaknya Anas berkata, "Betapa tidak malunya perempuan itu!" Apakah jawaban dari Anas? Katanya, "Perempuan itu lebih baik daripada kamu. Ia menginginkan Rasulullah, karena itu ia menawarkan dirinya kepada beliau."

Jadi di sini, sebagai hikmah kepada siapa saja yang hendak mencari pasangan hidup, ternyata tidak hanya laki-laki yang harus ditekankan mencari perempuan salehah, tetapi sebaliknya juga. Maka menjadi saleh ataupun salehah sudah menjadi mutlak terlebih dahulu dilakukan oleh keduanya. Dan rasanya memang wajar pula, jika perempuan melamar laki-laki, karena ia pun bisa tahu mana imam yang pas untuknya.

Maka sudah seharusnya masyarakat terbuka dan membiarkan perempuan untuk menyatakan rasa sukanya kepada seorang laki-laki secara langsung dengan saksi atau pendamping, dan bisa pula melalui perantara. Semoga siapa saja yang tengah berusaha mendapatkan jodoh diberikan kemudahn oleh Allah.

Amin.

Minggu, 14 Februari 2016

Beberapa Cerita dari Kawan Lama

Kumpul Bareng IPA 3
APA yang menarik dari sebuah reuni? Jawabannya barangkali relatif antara satu dan lainnya. Tetapi bagi saya pribadi, reuni itu ajang berbagi cerita. Sekalipun, terus terang saja, lebih banyak kawan-kawan saya itulah yang bercerita daripada saya sendiri yang bercerita kepada mereka. Tidak fair? Ini bukan soal kompetisi. Dan saya bersyukur atas setiap reuni yang berlangsung. Dan pada tanggal 14 Februari 2016, yang bertepatan dengan hari ulang tahun salah satu kawan, Andriansyah namanya. Kami kembali berkumpul. Sebagaimana foto di samping. Mana saya? Kali ini yang paling botak ya... Hehehe

Lalu apa cerita-cerita yang aku dapatkan di reuni kali ini? Banyak di antaranya:


  • Banyak cerita soal rumah tangga, salah satu teman saya sudah punya anak, ada yang lagi hamil dan ada yang tengah berharap betul punya anak. Banyak cerita soal suka duka melahirkan, "bikin"-nya, maupun upayanya agar berhasil. Semuanya betul-betul menarik karena melucur langsung dari kawan yang memang sudah mengalaminya. Mereka pun bercerita soal mitos maupun logos dalam perumahtanggaan.
  • Cerita lainnya, ada juga kawan laki-laki pada umumnya yang tengah berharap mendapat jodoh. Banyak pula suka-duka mereka. Ada yang diselingkuhin. Ada yang keburu dilamar orang, ada pula yang bingung antara ini dan itu. 
  • Tentu saja ada juga yang masih berkutat masalah karir.
APALAGI? BANYAAAAK.... Tetapi itu saja yang membuat saya  berpikir dan menjadi pelajaran tersendiri. Semoga di reuni selanjutnya ada perubahaan yang lebih baik bagi kawan-kawan lamaku. FYI... Masakan kali ini enak banget.... besok-besok ngeliweeet lageeee. hehehe

Sehat selalu ya, kawan.

Salam rindu.
L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire