Senin, 24 Oktober 2016

Warisan by Tsitsi V. Himunyanga - Phiri



Novel Warisan ISBN 979-461-230-8



Aku sekarang istri Saul Mudenda.
Moya Mweemba tidak ada lagi.  

Dia duduk dengan gelisah, di muka pengadilan. Menanti sebuah putusan, atas perkara yang diajukannya. Dia seorang perempuan, bernama Moya Mweemba, namun karena sudah menikah maka ia dikenal dengan embel-embel nama suaminya—sebagaimana kini kita anggap lazim pula, menjadi Moya Mudenda.

Tetapi,

Minggu, 23 Oktober 2016

Tempat Paling Sunyi by Arafat Nur


Novel Tempat Paling Sunyi by Arafat Nur



Ikhtisar

Sebisa mungkin aku menyembunyikan kesedihanku darinya, agar tidak membuatnya tambah hancur… Aku mengintipnya lewat jendela, dan ketika melihatnya kembali dalam kekecewaan, aku pun menangis…

            Mustafa rela mengorbankan dirinya hidup menderita dalam kungkungan Salma, di tengah situasi kacau wilayah yang sedang dilanda perang saudara. Bertahun-tahun dia terus berjuang mewujudkan impiannya, sampai kemudian dia menemui cinta sejati dari Riana yang membangkitkan kembali semangat hidupnya. Namun, takdir berkehendak lain, Mustafa kembali terempas, jatuh terpuruk dalam ketidakberdayaan; di dunia ini dia berjalan seorang diri melalui tempat yang paling sunyi…
***
            Adakah tempat yang paling sunyi?

Minggu, 16 Oktober 2016

Love Is… Novel Grafis yang Manis



Menatap Keluar Jendela
Berdua, kami menatap keluar jendela.
Di dunia ini tidak hanya ada aku dan kamu.
Kita bersama hidup di dunia yang indah ini.
—Love Is… by Puuung (hlm. 140)

Novel Grafis Love Is... by Puuung (Dok. Pribadi)


Novel Anak: Misteri Chiroptera Penculik by Sri Widiyastuti



If you want your childre to be intelligent, read them fairy tales.
If you want them to be more intelligent, read them more fairy tales.
—Albert Eisntein

Karya abadi akan terus dikenal lintas generasi.
—Sri Widiyastuti

Novel Misteri Chiroptera Penculik by Sri Widiyastuti (Dok. Pribadi)


Senin, 10 Oktober 2016

Fragmen: Sajak-sajak Baru by Goenawan Mohamad



Hari hanya satu narasi.
Tuhan menamainya kematian.
—Goenawan Mohamad (2016) dalam puisinya
yang bertajuk MISHIMA (hlm. 49)

Buku Puisi Fragmen by Goenawan Mohamad (Dok. Pribadi)


            Dalam Persuasion, Jane Austen—salah satu novelis roman klasik ternama—mengatakan, “Penting untuk membaca puisi…” Bilakah insan sejak dahulu tidak menggubah sajak? Untungnya, sejak Adam hingga Muhammad, sejak Kong Zi hingga Meng Zi, puisi hadir menyajikan banyak hal termasuk kisah yang menyejarah—yang kadang-kadang—sangat “berdarah-darah”. Dan pada zaman ini, lahir buku puisi baru, yang mempersembahkan sajak-sajak “baru” dari Goenawan Mohamad—selanjutnya disingkat GM—dengan tajuk “FRAGMEN”. Apa menariknya buku puisi tersebut?

Sabtu, 01 Oktober 2016

Tanya Dalam Mimpi Malam Ini

jarang sekali terikat
jika suka waktu berangkat
apa ada kata sepakat hanya
bagi sekarat yang amat taat

[]
L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire